Powered By Blogger

Welcome

Welcome in my blog! This blog is for cryptozoology lover, just like me ^ _ ^ : p

Pencarian

Minggu, 15 Januari 2012

Kura - kura buaya


Hewan ini ditemukan oleh seorang nelayan di Danau Weishan, sebelah selatan provinsi Anhui, China

Secara umum, penampilan hewan ini seperti persilangan antara kura-kura dan buaya dengan panjang 76 cm dan lebar 30 cm serta berat 7 kg.

Dahulu, spesies tersebut diketahui hanya ada di Amerika Utara dan pernah menjadi peliharaan seseorang, sebelum akhirnya dibuang di danau, menurut petugas perikanan dan kelautan lokal.

Masyarakat setempat percaya, hewan tersebut berhubungan dengan alien dan menjadi penanda kerusakan ekologi di wilayah tersebut, who knows ?

Larva belut ternyata ada yang bening !!!!


Baru - baru ini, seekor belut transparan tertangkap kamera di lepas pantai timur Bali. Belut yang menyerupai pita itu, sangat tipis dan nyaris tak terlihat mata. Selama fase larva, belut ini tidak memiliki sel darah merah. Organ tubuh mereka kecil dan jaringan internalnya transparan, membantu mereka untuk menghindar dari para predator. Dalam bahasa latin, belut larva ini disebut dengan leptocephalus atau kepala kecil. Periode larva sendiri bisa berlangsung antara tiga hingga lebih dari satu tahun. Larva ini makan partikel-partikel kecil yang mengapung di lautan.

Helicoprion



Helicoprion (atau sering disebut "Spiral Saw" dalam bahasa Inggris) adalah salah satu anggota genus ikan bertulang rawan (seperti hiu jaman sekarang) yang hidup di periode karbon - triassic (280 - 225 juta tahun lalu) Fosil yang ditemukan dari hewan ini berupa tulang rahang bawah yang berbentuk gergaji spiral, gigi yang lebih kecil berada di lingkaran lebih dalam. Diperkirakan, panjang hewan ini sekitar 10 - 15 kaki. Spesies karnivora pemakan hewan - hewan laut yang lebih kecil ini dahulu diperkirakan hidup di bagian timur Idaho, Utah utara, dan bagian barat jauh tengah Wyoming.

Sabtu, 24 September 2011

Jamur raksasa oregon

Jamur madu berumur 2400 tahun ini ditemukan di bawah tanah hutan kuno Oregon, Amerika. Penemuan jamur ini diawali dengan matinya pohon-pohon di sekitar lokasi jamur tersebut. Dari foto satelit, diperoleh data bahwa di bawah pohon-pohon tersebut terdapat makhluk hidup yang diperkirakan besarnya melingkupi area seluas 1665 lapangan bola.

Setelah diambil sampel DNA dari area tersebut, 61 diantaranya berasal dari organisme yang sama. Disimpulkan bahwa jamur itu memang hanya satu dan berkembang sebegitu besar. Pada musim gugur yang berhujan, diatas tanah muncul bulatan kuning keemasan dari jamur itu. Dan menggali sedikit tampak lapisan mycelium yang berwarna putih.

Waah, besar sekali ya...

Gambar tidak ada karena merupakan foto satelit.
Diliatpun sepertinya juga tidak terlalu jelas.

Minggu, 28 Agustus 2011

Triops


Pernah dengar ??? Ini adalah crustacea purba yang hidup di air tawar, bentuknya mirip udang, tapi bukan udang. Ada juga yang menyebutnya tadpole shrimp, atau udang kecebong. Hewan ini memliki 3 mata (karena itulah disebut triops, yang dipecah menjadi tri dan ops) dan 144 kaki.
Crustacea ini hidup sekitar 300 juta tahun yang lalu, dan yang pasti sudah punah. Tetapi yang mengejutkan, setahun lalu ditemukan hewan seperti iai di Rusia, yang sempat membuat gempar. Dahulu, mereka hidup di selurh dunia kecuali Antartika.
Masa hidup seekor triops paling lama hanya 100 hari lho,,,. Hebatnya, telur mereka bisa mengalami dormansi hingga 20 tahun sebelum menetas.

Rabu, 27 Juli 2011

The great auk


Great Auk adalah salah satu spesies pinguin yang bisa dibilang "nyasar". Pasalnya, spesies ini hidup di kutub utara, bukan di kutub selatan. Sayangnya, spesies ini sudah punah, karena diburu orang-orang Eropa untuk diambil kulitnya, yang digunakan untuk topi. Great Auk berbulu hitam dan putih, dengan perut berwarna putih, punggung hitam, dan paruhnya berwarna hitam sampai biru. Di sekitar matanya terdapat lingkaran berwarna putih. Figurnya mungkin mirip dengan Hans, musuh Skipper di The Penguins of Madagascar :-p

Sabtu, 18 Juni 2011

waimanu


Waimanu.............. Tahukah kamu apa itu ??? Waimanu adalah nenek (kakek) moyang penguin yang sama-sama hdup di antartika, tempat terdingin, terkering, dan yang paling berangin di bumi. Memiliki banyak bkesamaan dengan penguin, yaitu sayap tebal mirip sirip yang digunakan untuk berenang. Waimanu yang diperkirakan berwarna hitan sampai biru itu memiliki paruh yang panjang. Sayap/siripnya sedikit lebih panjang dari penguin modern dan memiliki kaki berselaput yang juga dimiliki oleh penguin modern.

Senin, 14 Februari 2011

tiktaalic


Belakangan ini, warga Tegal dihebohkan oleh penemuan ikan yang memiliki mulut seperti buaya (plus gigi tajamnya tentu), sisik licin seperti ular, 4 sirip, dan 3 ekor [heeeh!!!!!!!]

Setelah diteliti, mengejutkan ! Hewan ini ternyata merupakan hewan purba yang hidup 375 juta tahun yang lalu (eh, iya, kan ???) , yang seharusnya sudah punah.


Hewan ini menunjukkan adanya evolusi ikan.
Buktinya, ikan itu memiliki insang yang tidak biasa, sehingga bisa bertahan hidup dalam perairan dangkal dan sering menunjukkan dirinya di permukaan air. Keunikan itu pula yang kemudian menyimpulkan bahwa ikan ini merupakan jenis ikan hasil evolusi antara ikan dan makhluk hidup berkaki empat lainnya seperti dinosaurus, burung dan mamalia.

Ya, tiktaalic, itulah dia :)

Sabtu, 22 Januari 2011

Malaysian mermaid


Malaysian mermaid, sebenarnya tidak bisa disebut "mermaid". Manusia ikan ini ditemukan salah seorang nelayan Malaysia di daerang Pahang, diduga makhluk ini memiliki habitat di lautan luas disekitar Pahang, tempat nelayan itu menangkapnya. Secara fisik, makhluk tersebut berbadan ikan, namun kepalanya seperti manusia. Sepintas memang jasad ikan itu seperti manusia berukuran orang dewasa. Tulang iga dan dadanya secara samar-samar mirip kerangka manusia. Makhluk itu juga memiliki sirip yang panjang, dua daun telinga yang lebar, dua "tangan ganjil" yang abnormal, serta sisik berkilau di sekujur tubuh.

Kamis, 23 Desember 2010

Cumi-cumi Raksasa (Giant Squid)


Cumi-cumi raksasa adalah cumi-cumi yang hidupdi laut Antartika dan memilikki panjang antara 5-12 meter dengan berat mencapai ratusan kilogram.
Cumi-cumi itu memiliki ratusan pengait tajam di lengannya serta paruh besar dan kuat yang dapat dengan mudah mencabut tulang punggung ikan dengan panjang hingga dua meter. Bila melihat paruh cumi-cumi itu di dalam perut paus, diperkirakan ia dapat tumbuh hingga 12 meter.
Cumi-cumi raksasa betina dapat membawa ribuan telur dalam tubuhnya saat dia dewasa.
Cumi-cumi ini merupakan makanan pokok paus sperma, sedangkan cumi-cumi ini memakan ikan-ikan yang ada di lautan Antartika.
Diperkirakan cumi-cumi ini berjumlah banyak, tetapi jarang terlihat oleh manusia karena habitatnya adalah di daerah laut dalam yng sulit dijangkau kapal selam sekalipun.